Awas, untuk muslim jangan sembarangan merayakan ulang tahun

shares |

Loading...

Membuat gembira dan senang anak itu adalah merupakan tabi’at pokok yang selalu ada dalam jiwa tiap manusia. Tetapi harus dicegah bila terjadi pemborosan atau mengganggu yang dapat merugikan dirinya sendiri ataupun orang lain.

Sekilas terlihat ulang tahun memberikan kebahagiaan yang luar biasa tapi sadarkah jika dalam islam tidak diajarkan untuk merayakan ulang tahun.

Maka dari itu, disunnahkan untuk mengadakan aqiqah pada hari ketujuh, keempat belas ataupun ke duapuluh satu.

Mengadakan pesta ulang tahun dengan tata cara sebagaimana dilakukan orang-orang nasrani atau yahudi, yakni dengan menyalakan lilin, lagu-lagu ulang tahun, memotong roti dan lain sebagainya. Sedangkan semua itu tidak ada dalam ajaran islam dan hukumnya adalah haram.

Alangkah baiknya, bila biaya yang akan dipergunakan pesta itu dimanfaatkan untuk yang lainnya, misalnya diberikan kepada fakir miskin, dakwah islam dan orang-orang yang membutuhkan. “Dilangsir dari Buku Wanita Bertanya Islam Menjawab Karya Ust Labib Mz”

Menghambur-hamburkan uang atau pemborosan untuk merayakan ulang tahun itu jauh dari nilai-nilai islam. Islam mengajarkan kesederhanaan dalam setiap nilai kehidupan. Walaupun memiliki bayak uang sekalipun disarankan untuk tidak merayakannya.

Hal tersebut juga bisa menimbulkan kesenjangan sosial antara yang kaya dengan fakir miskin. Lebih baik dimanfaatkan untuk memberikan sedekah, selain berpahala sedekah itu juga bermanfaat bagi penerimanya. (vebma.com)

Loading...

MENARIK LAINNYA